Posted on

The Importance of Tracking Your Finances -1-

Sudah pukul 4.45 dini hari, Ricky masih saja terjaga di depan laptopnya mengerjakan revisi ppt yang harus dipresentasikan ke client besok bagi, ia memperhatikan setiap detail-detail slidenya, ini adalah meeting yang sangat penting, bisa-bisa perusahaan tutup jika meeting ini kacau. Ricky yang memiliki beban sebagai yang bertanggung jawab untuk project ini. Butuh enam bulan untuk merencanakan meeting penting ini, besok adalah puncak dari kerja keras mereka selama ini. Bos Ricky juga terus menghubungi Ricky untuk detail presentasi mereka besok hari, semua sudah direncanakan matang-matang agar tidak terjadi kesalahan.

Matahari mulai muncul, masih ada beberapa slide yang harus diselesaikan, ia terlihat terburu-buru mengejar waktu, bos yang memintanya bertemu di kantor untuk mendiskusikan beberapa slide yang akan dipresentasikan nanti. Ricky yang tidak tidur semalaman bergegas bersiap, menggunakan jas dan berdandan rapi. Sambil memakan sisa sandwich semalam ia bergegas menuju basement parkir apartemennya.

Ia melihat mobilnya yang terendam air akibat hujan deras Jakarta semalam, waktunya sudah semakin mepet, Ricky memutuskan menggunakan Taxi online menuju kantor. Tepat sesampainya di kantor Ricky mendapat email dari bos nya yang meminta mereka bertemu di lokasi meeting di salah satu mall Jakarta. Dengan sedikit berlari Ricky menuju loby sambil memesan taxi online.

Sialnya banjir semalam membuat Jakarta macet total. Melebihi ekspektasi Ricky, mobil yang ditumpangi tidak bergerak sama sekali, bahkan ia masih dapat melihat kantornya dari kaca mobil. Sudah beberapa jam mobilnya hanya berjalan beberapa meter saja. Waktu meeting tersisa 1 jam lagi, sedangkan maps mengestimasi perjalanan 3 jam kedepan. Ricky terus-terusan mendapatkan telepon dari bosnya, cuaca yang masih hujan tidak memungkinkan Ricky menggunakan ojek, banyak dokumen-dokumen kertas yang rawan basah. 

Ricky meminta drivernya untuk menurunkannya di pinggir jalan saja, waktu meetingnya sudah semakin mepet. Ricky ingin berlari saja menuju lokasi meeting yang menurutnya akan lebih efektif. Namun driver menolak permintaan Ricky, ia takut aplikasinya tersuspend jika perjalanan tidak sesuai aplikasi. Ricky benar-benar emosi karena ia akan bayar ganti ruginya, namun driver tetap menolak dan meminta Ricky bersabar dan juga cuaca yang masih hujan.

Butuh 3 jam perjalanan Ricky menuju lokasi meetingnya, Ricky yang sedang emosi memberikan bintang 1 kepada driver tersebut. Ricky berlari menuju lokasi meeting, tidak ada siapapun kecuali bosnya yang sedang duduk sendirian. Ia terlihat kecewa, Ricky memberanikan diri menyapa meskipun ia tau ia akan habis-habisan dimarahi. Ternyata clientnya yang juga terjebak di macet membatalkan meeting hari ini. Tapi tetap saja persiapan mereka hari ini sia-sia begitu saja. 

Ricky bersama bosnya balik menuju kantor, Ricky menyetir mobil bosnya, belakangan ini bos nya tidak mempercayakan menggunakan supir kantor. Maklum saja pengalaman pahit dirugikan supir yang menggunakan uang kantor untuk keperluan pribadi tanpa izin dan meninggalkan kekecewaan berat untuk perusahaan. Ricky sebagai manager keuangan juga belakangan ini sangat ketat menyortir pengeluaran perusahaan, akan lebih mudah jika menggunakan tracking online yang bisa dengan cepat mengetahui jejak penggunaan uang-uang perusahaan apakah digunakan dengan bijak, melihat banyaknya yang menyalahgunakan kebaikan perusahaan.  Pentingnya tracking keuangan secara tepat untuk menghindari kecurangan pekerja yang mencari kesempatan di luar kebijakan. 

FinTrack memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melacak transaksi keuangan secara lebih jelas dan transparansi, dengan sistem blockchain yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi dari kecurangan pelaku hacker. Kendalikan keuangan ada dimana saja dan kapan saja. 

 

<Episode 2>